Selaras dengan topik tugas akhir ane kali ini, yakni pengambil objek kajian tentang penyeberangan lintasan merak bakauheni bikin ane musti banyak tau banyak tentang objek tersebut. Beberapa hal yang udah ane lakuin adalah dengan nyamperin langsung tuh pelabuhan dua kali, yang pertama 5 hari, dan yang kedua hanya 2 hari. Selebihnya ane nge-search all about “Merak-Bakauheni” dari internet.
Ane cukup sensitif kalo pas liat headline tentang merak-bakauheni, apalagi memang akhir-akhir ini menjadi sorotan karena beberapa kali “bermasalah”. Cukup terbantu dengan beberapa pemberitaan tersebut, memperkaya wawasan sehingga cukup membantu dalam analisis.
Tapi apa yang ane temuin di detik sore ini cukup mengecewakan, yaitu ada berita yang berjudul “Penyeberangan Merak, Mahal dan Buruk“. Ekspektasi ane langsung besar kalo berita ini bakal ngulas tentang kondisi existing merak-bakauheni yang emang awut-awutan, ada sebab-akibat, syukur-syukur kalo disertai solusi dari pakar atau pihak yang berkepentingan.
Ehhh… waktu ane buka, apa yang terjadi ????

Monggo diliat penampakannya, cuman ada dua kalimat doang. Saya ulangi, dua kalimat doang!!!
Silahkan ditafsirkan sendiri kawannn…. ^^’
*Moga jadi evaluasi buat detik.com yang sedang berulang taun ke-13, juga yang baru diakuisisi CT senilai US$60 juta. Woww!!

Kata Mereka