Senin kemaren, dalam perjalanan ke barat mengambil Data tanpa ditemani kera sakti, gw melihat pemandangan yang cukup familiar. Terbang angan melayang pada satu tempat yang telah bersedia manampungku hampir lima tahun ini, Cisitu.
Lihatlah ini kawan :

Di salah satu terminal kecil di daerah cilegon, gw berhasil mengabadikan pemandangan yang membuatku merindukan Cisitu, kota metropolis yang telah gw tinggalkan 5 hari yang lalu.
Satu kenyataan bahwa angkot yang selama ini gw banggakan, berwarna unik dan begitu berjasa mengantarkan insan Cisituer’s menuju tempat menuntut ilmu mereka, ternyata ada yang nyamain. Ga tau ini termasuk plagiarisme atau enggak, karena gw ga tau tata cara memparafrase warna angkot, dan mungkin mereka para supir angkot juga tidak begitu peduli tentang pentingnya penulisan sumber yang benar dalam sebuah karya.

metrohpohlitanh!
cisitu is the best. ahahahaha~
By: agipras on May 11, 2011
at 11:31 am
plagiarisme??? ^-^ hehehe
semangat kang dar,, jangan berlama-lama dicisitu
By: maya on June 27, 2011
at 2:33 pm
Nyahahahaha saya tahu Anda kangen Bandung!
By: junitariany on July 5, 2011
at 7:39 pm